Rabu, 19 Juni 2024

Program Tapera Kebijakan Merampas Uang Rakyat Oleh Pemerintah

 



Tapera adalah singkatan dari tabungan perumahan rakyat. Sebagaimana tercatat dalam peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 Penyelenggaraan Tapera dalam pasal 68 mengatur bahwa pemberi kerja untuk pekerja mendaftarkan Pekerjanya kepada Badan Pengelola (BP) Tapera paling lambat 7 tahun sejak tanggal berlakunya peraturan ini. Artinya iuran itu akan diberlakukan pada 2027 mendatang. Tapera ini dipandang banyak kontroversi karena tingkat gaji dan pekerjaan masyarakat indonesia masih dibawah bahkan masih banyak yang menganggur.

Berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2024, besaran simpanan peserta atau iuran Tapera adalah 3% dari gaji atau upah Peserta Pekerja dan penghasilan untuk Peserta Pekerja Mandiri. Besaran simpanan untuk Peserta Pekerja ditanggung bersama oleh Pemberi Kerja sebesar 0,5% dan Pekerja sebesar 2,5%. Sementara besaran simpanan untuk Peserta Pekerja Mandiri ditanggung sendiri sebesar 3%.

Tapera bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi Peserta. Namun, harga rumah di Indonesia setiap tahunnya semakin mahal hingga di luar nalar. Namun demikian, membeli rumah bukanlah prioritasnya saat ini sehingga iuran seperti Tapera belum dibutuhkannya. Jadi, sangat tidak cocok untuk menabung dana perumahan. Apalagi gaji masyarakat masih dominan kecil sehingga gaji yang akan diterima masyarakat kemungkinan akan semakin kecil karena banyak yg harus dibayar untuk negara, mulai dari pajak rumah, pajak motor, kesehatan, pendidikan bahkan sekarang harus membayar untuk tapera.


Selasa, 18 Juni 2024

Perang Ketupat, Tradisi Sebelum Menjelang Ramadhan

 



Tradisi perang ketupat menjadi budaya yang masih dipertahankan masyarakat di pesisir barat Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Tradisi ini sudah turun-temurun dan dikenal sejak tahun 1800-an. Sampai saat ini, tradisi itu bisa disaksikan setahun sekali di Pantai Pasir Kuning Desa Tempilang, tepatnya di Kabupaten Bangka Barat (Babar). Tradisi perang ketupat itu dilaksanakan pada hari ketujuh setelah Nisfu Syaban, atau sebelum datangnya bulan suci Ramadan. Biasanya penduduk setempat menyebutnya dengan bulan ruwah. Sebelum melaksanakan perang, pada malam harinya, masyarakat Tampilang akan melakukan acara Penimbongan.

Penimbongan adalah kegiatan yang menjadi tradisi sebelum perang bantal yang berupa acara penampilan bermacam tarian oleh masyarakat di tepi Pantai Kuning. Beberapa tarian yang ditampilkan adalah tari serimbang, tari kedidi, dan tari seramo. Sebelum menari, biasanya ketua adat akan membakar dupa lebih dulu hingga asapnya mengepul ke atas. Sebelum perang benar-benar dimulai, kedua dukun itu akan membaca mantra terlebih dahulu hingga dukun laut kerasukan arwah leluhur. Dukun laut Biasanya, perang ketupat ini berlangsung selama tiga ronde, kemuian dukun akan menghentikan perang dan meminta mereka untuk bersalaman dan berpelukan kembali.

Biasanya, perang ketupat ini berlangsung selama tiga ronde, kemuian dukun akan menghentikan perang dan meminta mereka untuk bersalaman dan berpelukan kembali. Setelah berakhirnya perang ketupat, masih ada sesi tambahan yang tidak termasuk dalam rangkaian acara perang ketupat, yaitu setiap rumah membuka pintu sebagai simbol mepersilakan bersilaturahmi dan makan seadanya sesuai dengan yang disediakan tuan rumah.


Rusip; Makanan Khas Bangka

 


Terletak di bagian timur Pulau Sumatera, kuliner khas dari Bangka Belitung didominasi hidangan laut. Ini tidak terlepas dari wilayahnya yang berupa kepulauan. Hal tersebut berimbas juga pada sambal yang dibuat oleh masyarakat sekitar. Dengan menggunakan ikan teri sebagai bahan dasar, sambal rusip menjadi penggugah selera makan masyarakat Bangka Belitung. Sambal rusip merupakan salah satu olahan makanan bahari khas Bangka Belitung. Sambal ini terbuat dari bahan baku ikan teri yang difermentasi dengan garam, serta dicampur dengan bahan-bahan seperti gula aren dan air kerak nasi.

Rusip terkenal dengan kelezatannya yang melegenda di Bangka Belitung. Proses pengawetan minimal dilakukan selama tujuh hari. Setelah ikan yang telah terfermentasi mengeluarkan bau asam, itu tandanya ikan sudah siap untuk dikeluarkan. Ikan ini kemudian akan dicampur dengan jeruk kunci, bawang merah, dan cabai. Masyarakat setempat biasa menikmati sambal rusip bersama hidangan ikan dan berbagai jenis sayuran, seperti selada, mentimun, dan terong. Ketika disajikan dengan nasi hangat, sambal rusip menjadi teman kuliner yang wajib dicoba saat mengunjungi Bangka Belitung.

Walaupun rusip terlihat ekstreem tapi dalam segi cita rasa rusip tidak akan gagal. Rusip juga bisa membuat awet muda, karena, rusip mengandung asam amino yang tinggi dan asam laktat yang tinggi sehingga berguna untuk pencernaan dan membuat awet muda. Rusip diproses melalui cara fermentasi menggunakan bakteri asam laktat yang bermanfaat untuk pencernaan namun jangan dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, kalau kalian main ke Bangka jangan lupa mencoba makanan satu ini ya!!


Nganggung: Adat Istiadat Bangka Belitung

 


Nganggung merupakat adat/ tradisi yang terdapat di Bangka Belitung. Tradisi ini dilakukan secara turun temurun oleh nenek moyang dahulu dan diikuti, dijaga dan diilestarikan sampai sekarang oleh masyarakat. Adapun arti dari nganggung adalah suatu kegiatan atau aktivitas dimana sekelompok orang berbondong-bondong membawa dulang yang sudah disiapkan dari rumah masing-masing baik itu isinya kue-kue, buah-buahan, makanan beserta lauk pauknya yang ditutup dengan tudung saji. Tudung Saji dibuat dari daun Mengkuang (pandan hutan) dan daun Purun. Ada yang berbentuk seperti kubah masjid, ada pula yang berbentuk seperti candi dan berbentuk setengah lingkaran.

Adapun tempat dilakukannya nganggung ini biasanya di masjid, surau, lapangan pada waktu-waktu tertentu. Nganggung ini juga dilakukan jika adanya acara-acara besar islam, seperti kegiatan muharram, maulid nabi, nisfus sya’ban serta selepas sholat Idul Fitri dan Idul Adha. Tradisi ini juga dilakukan jika didesa tersebut ada orang yang meninggal, jadi seluruh masyarakat desa ikut nganggung secara bergantian misalnya dari rt 1 sampai rt terakhir. Nganggung ini juga biasanya disebut dengan pintu sedulang, karena setiap rumah membawa satu dulang dan keluarnya lewat satu pintu (kebanyakan rumah masyarakat dahulu hanya satu pintu). Disebut nganggung karena dalam Bahasa melayu Bangka berarti membawa sesuatu dalam jumlah banyak, yang mana isi dalam satu dulang itu terdapat banyak makanan.

Tradisi nganggung ini memberikan arti atau makna penting yaitu untuk mempererat silaturahmi di antara masyarakat, memperkokoh hubungan antar kekeluargaan dan juga memberikan makna penting secara spiritual yaitu dapat meningkatkan nilai spiritual masyarakat, memberikan ketenangan batin, dan dapat mengamalkan ajaran agama islam untuk bersedekah, serta dapat memberikan makna penting secara social yaitu dapat menumbuhkan sikap peduli masyarakat untuk saling membantu antar sesama serta mampu menciptakan kebersamaan dan keharmonisan dalam rukun bertetangga.

Adapun cara membawa dulang kemasjid biasanya dilakukan oleh laki-laki dengan menggunakan baju koko atau muslim dipadu dengan kain sarung atau celana dan menggunakan songkok atau kopiah/peci. Dulang dibawa dengan tangan kanan sebagai penyangga, tangan kiri mencengkram bibir dulang dan tudung saji agar tidak jatuh. Para laki-laki yang membawa dulang itu dibawa setenteng dengan pundak kanan, tangan kiri memegang bibir talam sementara tangan kanan menompang talam persis di tengah-tengahnya agar keseimbangan dulang terjaga. Biasanya dalam menganggung dulang ini para lelaki dari rumah membawa dulang dan melangkah cepat untuk sampai ke tempat tujuan. Kemudian dulang-dulang tersebut disusun rapi sebaris dari ujung kira sampai ujung kanan dan diberi jarak agar masyarakat bisa duduk dan menyantap makanan bersama-sama.

Adapun rangkaian acara nganggung adalah berupa do’a-do’a, tahlilan, ceramah yang disesuaikan dengan tema acara tersebut. Jika rangkaian acara telah dilaksanakan maka akan diberi tanda berupa pukulan beduk untuk menandakan bahwa dulang sudah boleh dibuka dan dimakan. Adapun yang hadir pada acara nganggung ini adalah mayoritas laki-laki saja.

Di kota - kota acara nganggung ini sudah jarang dilakukan orang, berganti dengan adat kenduri atau sedekahan yang segala perongkosannya/pembiayaannya ditanggung sendiri oleh orang yang mempunyai hajat, sedangkan untuk adat nganggung, para tetanggalah yang menolong dan turut membantu pelaksana hajatan. Jadi lebih bersifat gotong royong dan sukarela. Untuk adat menganggung ini di kampung - kampung atau di pedesaan masih tetap dipertahankan sampai sekarang, meskipun sedikit mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman.

 

 

 

 

 

 

 

Kontroversi Draff RUU Penyiaran

 



Proses revisi UU No.32 Tahun 2002 tentang Penyiaran banyak menuai protes dan kontroversi dari kalangan masyarakat dan anak-anak muda bahkan dewan pers. Pasalnya penyusunan draf RUU Penyiaran dinilai mengancam kebebasan pers serta dalam proses perevisiannya tidak melibatkan pemangku kepentingan dan substansi didalamnya bermasalah. Sebenarnya dalam ketentuan proses penyusunan UU harus ada partisipasi penuh makna (meaningful participation) dari seluruh pemangku kepentingan. Namun, hal ini tidak terjadi dalam penyusunan draf RUU Penyiaran bahkan penyusunan RUU tersebut sejak awal tidak melibatkan Dewan Pers dalam proses pembuatannya.

RUU ini merupakan inisiatif DPR yang direncanakan untuk menggantikan UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menyampaikan bahwa upaya merevisi sebuah undang-undang merupakan hal yang biasa. Namun, Dewan Pers menilai beberapa pasal dalam RUU tersebut bertabrakan dan kontradiktif dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Selasa, 4 Juni 2024 Distrik Berisik mengadakan zoom bersama, Bhenageerushtia selaku stakeholder Relations Remotivi menjelaskan alasan utama RUU Penyiaran pantas untuk ditolak, antara lain; yang pertama karena digarap kilat dan diam-diam! Transparansinya buruk. Kedua, proses penyusunannya tidak melibatkan stakeholder yang relavan dan akan mengalami dampak langsung dari kebijakannya. Ketiga, menerapkan logika pengaturan yang sama untuk lembaga penyiaran konvensional dan platform penyiaran digital. Keempat, logika penyensoran yang memegang kebebasan berekspresi dan kreativitas, kebebasan pers dan menghambat pertumbuhan industri.

Dalam draf rancangan RUU Penyiaran tercatat ada beberapa pasal yang menjadi sorotan publik, diaantaranya: pasal 56 ayat 2 poin c. Isinya melarang penayangan eksklusif jurnalistik investigasi. Pasal 50B Ayat 2 Huruf (k) isinya Melarang penayangan isi siaran dan konten siaran yang mengandung berita bohong, fitnah, penghinaan, dan pencemaran nama baik. Ketidakjelasan definisi "penghinaan" dan "pencemaran nama baik" dapat digunakan sebagai alat kekuasaan untuk membungkam kritik, mengkriminalisasi jurnalis, serta mengancam kebebasan berpendapat dan pers. Pasal 8A Ayat (1) Huruf (q) isinya KPI diberi wewenang untuk menyelesaikan sengketa jurnalistik di bidang penyiaran. Hal itu menyebabkan kebingungan dan potensi konflik dalam pelaksanaan tugas antara KPI dan Dewan Pers, serta merusak sistem penyelesaian sengketa yang telah ada. Pasal 42 Ayat 2 isinya Penyelesaian sengketa terkait dengan kegiatan jurnalistik penyiaran dilakukan oleh KPI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penolakan RUU Penyiaran ini sangat banyak disetujui oleh masyarakat, karena Indonesia harus tetap mempertahankan kebebasan berpendapat agar negara semakin maju, jika ada kesalahan dalam bertindak setidaknya masyarakat dapat menegur para pemegang kuasa agar lebih bija lagi bertindak. Kebebasan berpendapat sebenarnya dapat memajukan negeri sendiri jika para pemangku kebenaran belajar dari kesalahan yang ada dan kebebasan berpendapat juga dapat menciptakan generasi yang berani bersuara jika terdapat hal-hal yang tidak sesuai, ini juga dapat mempermudah indonesia emas 2045 kedepannya.

 


Project Sosial GKQ Batch XIII Bersama Kelompok CEMARA

 



Jumat 10 Juni 2024, Project sosial kelompok CEMARA dilakukan di masjid At Taqwa Legoso, dimulai pukul 04.00 WIB sampai 05.00 WIB. Acara dibuka oleh Mc yasmine mumtas, dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh muzakki. Dilanjut dengan sambutan pertama oleh ibu rifqiyah selaku ketua TPA At Taqwa dan sambutan ketua oleh zenal abidin selaku ketua kelompok, dilanjut dengan pembelajaran dengan metode bagdhadi yaitu mengenalkan huruf hijaiyah berdasarkan makhorijul huruf dengan nyanyian agar santri tidak bosan. Selain metode bagdhadi, kelompok cemara juga mengajarkan kepada santri tpa at taqwa materi agama, seperti perkenalan nama--nama 25 Nabi, anak-anak Nabi dan nyanyian islami.

Diproject ini juga terdapat interaksi antara kelompok cemara dengan beberapa santri TPA At Taqwa yaitu dengan menanya kepada mereka cita- cita mereka dan tanya jawab, ketika mereka berani untuk maju kedepan maka akan dikasih penghargaan berupa snack. Sebelum akhir project, kelompok cemara memberi bingkisan berupa alat tulis kepada seluruh santri yang hadir. Bingkisan itu disebut dengan tanda terimakasih kepada semua santri karena semangat dan partisipasi mereka untuk mengikuti acara hingga akhir. Dilanjut dengan sesi perfotoan dan dokumentasi sebagai bukti terlaksananya project kelompok cemara.


LINGDUS DEMA IIQ Jakarta

 


Jum’at, 31 Mei 2024, DEMA FUD mengadakan acara Lingkar Diskusi atau LINGDUS yang mana acara ini membahas tentang perjalanan DEMA FUD 3 tahun sebelum masa sekarang dengan tema “Merayakan DEMA FUD dari masa ke masa”, di aula kampus IIQ Jakarta, pukul 08.00 WIB. Narasumber pada acara ini diambil dari mantan president DEMA FUD 3 tahun sebelumnya, Megawati Oktasari, S. Sos, (Presiden DEMA FUD periode 2021-2022), Shafira Putri Ziyan A, S. Sos (Presiden DEMA FUD periode 2022-2023) dan Annisa Nabila Khairani (Presiden DEMA FUD periode 2023-2024) serta dimoderatori oleh Maryam Mahfudhoh (Presiden DEMA FUD periode 2024-2025).

Lingkar Diskusi ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Risanda Ismail, yang diisyaratkan oleh Ayu Salwa menggunakan terjemah disabilitas, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars IIQ Jakarta. Kemudian penyampaian sambutan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, bapak DR. H. Muhammad Ulinnuha, Lc, M.A.

Diskusi DEMA FUD dibuka oleh moderator, Maryam Mahfudhoh (Presiden DEMA FUD periode 2024-2025) dan disambut dengan ketiga narasumber. Sebagaimana tema besar acara diskusi bahwa penjelasan didalamnya terkait dengan perkembangan DEMA FUD dari periode 2021 sampai periode 2024 serta memberi pencerahan agar kita sebagai mahasiswa harus bisa memecahkan suatu masalah atau bermusyawarah dengan teman-teman organisasi agar tercipta tali persaudaraan yang dekat.

Sebagaimana pesan Kak Mega Oktaviani, S. Sos, selaku narasumber pertama menyampaikan bahwa, dalam sebuah organisasi diperlukan adanya tim yang berhasil dan kompak, karena terciptanya suatu tujuan yang baik, tentu berasal dari tim yang mampu bekerja. Tidak jauh berbeda dengan pesan kak Annisa Nabila, bahwa mengikuti organisasi bukan semata-mata untuk membaguskan CV. Tetapi, untuk menebar manfaat bagi seluruh mahasiswa, dimana setiap potensi yang dimiliki dan dikuasai oleh diri bisa diwujudkan, serta ditekankan oleh oleh kak Shafira Putri, S. Sos, bahwa DEMA hadir untuk menjadi wadah aspirasi bagi setiap mahasiswa.


Suasana Malam Takbiran Idhul Adha di Stasiun Tanah Abang

 


Minggu, 16 Juni 2024 pukul 18.00 WIB sudah memasuki tanggal 11 Zulhijjah 1445 Hijriah, yang mana menandakan masuknya lebaran Idhul Adha. Sehingga disetiap masjid dan musholla takbir Idhul Adha sudah terdengar, ini menandakan penyambutan lebaran besok hari, senin 17 Juni 2024. Suasana takbiran sangat merdu sehingga banyak para remaja dan orang tua ikut melantunkan takbir lebaran dimasjid.

   Stasiun Tanah Abang malam takbiran Idhul Adha lebih sepi daripada hari-hari biasanya, biasanya disetiap peron hampir padat dengan penumpang KRL. Suasana malam hari ini lumayan luas dan kondisi di stasiun juga lebih leluasa untuk bergerak bahkan tangga untuk turun ke peron manggarai hampir tidak ada orang, hanya dua atau 3 orang dieskalator peron. Diperon bawah, tempat menunggu kereta datang juga sangat luas tempat untuk mencari posisi nyaman ketika menunggu kereta datang. Penumpang pada malam takbiran ini hanya tersisa orang-orang yang ingin balik kerumah atau pulang kerja, mungkin ini salah satu alasan stasiun Tanah Abang lebih sepi daripada biasanya. Disamping itu, malam ini bertepatan dengan malam takbiran hari raya adha, sehingga orang mungkin lebih banyak balik lebih cepat dari biasanya karena ingin menikmati suasana malam takbiran bersama dengan keluarga di rumah.

Kondisi didalam kereta dari stasiun Tanah Abang ke stasiun Manggarai juga lebih sepi, bahkan didalam gerbong kereta hanya terdapat 5 orang atau lebih, namun digerbong lain terdapat penumpang yang banyak juga hanya saja semua penumpang bisa duduk dengan santai dan nyaman dikursi kereta tanpa ada yang berdiri di dalam gerbong.


ORIENTASI KEDUA GKQ Batch XIII


 

Minggu, 19 Mei 2024 orientasi kedua telah dilaksanakan dikantor PWNU Jakarta Selatan dengan tema membangun membangun masyarakat berdaya melalui pendidikan karakter dan moral sosial berbasis Al-Quran bersama dua pemateri, M. Fahmi Adillah (Kang Ami) selaku head of publick relations YGQ dan Anti Isnaeni selaku great team GKQ Batch X. Calon relawan wajib melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum memasuki gedung dan registrasi dimulai pukul 07.30 WIB. Orientasi kedua ini dilakukan hanya satu hari saja, karena materi yang dibahas hanya dua materi saja, yakni management volunteers dan fun learning.

Materi pertama dibawa oleh Anti Isnaeni dengan membahas smateri fun learning, materi ini mengajarkan relawan cara mengajar yang asyik agar siswa tidak mudah bosan dengan materi yang kita bahas. Ka anti juga memberi pesan bahwa ketika mengajar kita harus memberikan cinta kesiswa karena itu akan menciptakan kemudahan dalam mengajar. Materi pertama dimulai pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB dilanjutkan istirahat sebentar agar merefleksing otak relawan. Pukul 10.30 WIB materi dimulai oleh M. Fahmi Adillah dengan membahas management volunteers dan gambaran umum project sosial. Dalam pembahasan materi ini kang ami juga memberi tips kepada relawan cara berorganisasi dengan baik sesama kelompok, berdiskusi dengan kelompok relawan dan diajarkan cara membuat project sosial.

Pukul 13.30 WIB orientasi kedua selesai dilanjutkan dengan sesi perfotoan dan dokumentasi, serta pembagian kelompok project sosial dan diskusi sebentar dengan kelompok project didampingi oleh pj kelompok masing-masing.


Hari Penyiaran Nasional

 


Penyiaran merupakan pendistribusian muatan audio, visual gambar atau video yang ditransmisiskan dalam bentuk sinyal suara atau gambar, baik melalui udara maupun kabel atau serat optik yang dapat diterima oleh pendengar, yang tersebar melalui berbagai media komunikasi massa dengan proses pemancaran elektromagnetik atau gelombang yang lebih tinggi. Penyiaran dimulai dengan radio AM yang menjadi populer pada sekitar tahun 1920. Namun pada saat itu seluruh bentuk komunikasi elektronik (radio, telepon, dan telegraf) hanya berbasis satu untuk satu dengan pesan yang ditujukan hanya untuk satu penerima saja. Nah, seiring berkembangnya zaman penyiaran dapat mentransimisikan pesan satu untuk banyak atau dapat diterima banyak pendengar.

Media penyiaran dalam prosesnya pasti membutuhkan alat-alat mekanis, seperti tv, radio atau gadget dan lain sebagainya. Bahkan sekarang banyak podcast yang sudah masuk keranah tersebut. Nah, dengan berkembangnya dan menyebarnya pemakaian siaran ini, dihari penyiaran nasional ini diharapkan kepada masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan media penyiaran lebih luas, agar update dengan berita yang disiaran melalui platfrom yang ada. Harapan kedepannya semoga seiring dengan majunya teknologi, penyiaran bisa memberikan cara siaran terbaik demi menyentuh tiap lapisan berita kepada pendengar, baik mulai dari Radio konfensional, streaming via website hingga aplikasi yang mudah diakses lewat smartphone, dan semoga media penyiaran selalu memberikan berita atau siaran terupdate setiap detiknya untuk pendengar, tanpa melanggar kode etik penyiaran dan didalamnya tidak mengandung unsur  SARA. Dengan begitu, penyiaran Indonesia dapat memberikan informasi yang sehat bagi masyarakat.

 

 


Mudik Asyik Bersama PT. Timah 2024

 

                                            

         

PT Timah memberangkatkan sebanyak 700 peserta dari berbagai kota di Indonesia menuju Kampung Halaman di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau Kabupaten Meranti. Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 ini diperuntukkan bagi mahasiswa dan masyarakat umum. PT Timah Tbk berkolaborasi dengan Ikatan Siswa/Mahasiswa Bangka (ISBA), Ikatan Pelajar Keluarga Belitong (IKPB), dan KPMKR (Keluarga Pelajar Mahasiswa Kepulauan Riau) dalam menyelenggarakan Mudik Asyik Bersama BUMN 2024.

PT Timah menyediakan kouta mudik gratis sebanyak 700 kuota peserta dengan tujuan Bangka (Pangkalpinang, Muntok, Toboali, Belinyu) dengan kuota 375 orang, Belitung (Belitung dan Belitung Timur) dengan kuota 235 orang dan Kepualuan Riau (Tanjung Balai Karimun) dengan kuota 50 orang.

Jum’at 5 april 2024 mudik gratis dari jakarta kebangka diberangkatkan dan Pt. Timah, Jakarta Pusat menjadi titik kumpul sebelum pemberangkatan.  Mudik ini dikhususkan untuk orang asli bangka yang sedang bekerja atau berkuliah diluar bangka.  Mudik tanggal 5 april ini Pt Timah memberangkatkan dari 3 wilayah, yaitu bandung, bogor dan jakarta.

Sebelum pemberangkatan semua peserta mudik harus melakukan pelepasan dan do’a bersama terlebih dahulu agar perjalanan mudik selalu dilindungi. Pemberangkatan mudik kali ini sebanyak 4 bis, yang terbagi menjadi 2 bis khusus wilayah bandung, 1 bis untuk wilayah bogor dan 1 bis untuk wilayah jakarta. Setelah pelepasan selesai, semua peserta mudik memasuki bis masing-masing dan dilanjutkan perjalanan ke pelabuhan merak.

Rute mudik tahun ini yaitu dengan dimulai dari pelabuhan merak sekitar pukul 4 sore dan dilanjutkan berlayar ke lampung sekitar jam 6 sore, pelabuhan Bakauheni. Sebelum asar, bis sudah memasuki area pelabuhan merak dan anggota mudik istirahat serta melaksanakan shokat zuhur dan dilanjutkan shalat asar sebelum memasuki kapal pemberangkatan.

Mudik asyik bersama Pt. Timah juga sudah mempasilitasi semua peserta mudik tiket kapal, bis jakarta Palembang, makanan berbuka puasa dan sahur. Peserta mudik melakukan buka puasa bersama dirumah padang yang berlokasi dilampung dan dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat magrib dan isya sebelum perjalanan dilanjutkan.

Perjalanan dari lampung kepalemvang menggunakan jalur darat dan menempuh jarak tempuh selama 7 jaman. Pukul 3 dini hari para peserta mudik sudah tiba dipelabuhan Palembang, dilanjutkan istirahat, saur bersama dan shalat subuh. Pemberangkatan dari pelabuhan palembang kebangka belitung pukul 08.00 WIB menggunakan kapal laut dan menempuh jarak selama 6 jaman.

Sabtu 6 april 2024 para peserta mudik sudah sampai di pelabuhan Muntok, Bangka dan dilanjutkan memasuki bis berdasarkan wilayah masing-masing.

Sabtu, 15 Juni 2024

ROH Project (Galery Seni)

 

                                                                 Ziggurat ROH Project

ROH merupakan art space dengan konsep nomaden atau berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Berdiri sejak tahun 2012, serta ROH telah memiliki ruang gallery permanen yang berlokasi di Jl. Surabaya 66, Menteng, Jakarta Pusat. Konsep yang digunakan galeri ini adalah memadukan desain modern dan mempertahankan elemen arsitektur bangunan-bangunan tua dari tahun 50-an, sehingga dapat menjadikan galeri ROH ini menarik secara visual dan memadai secara fungsional.

ROH Project merupakan galeri seni gratis untuk semua pengunjung mereka, hanya saja sebelum memasuki gedung seni kita harus antri terlebih dahulu ya. Walaupun harus mengantri dulu, tapi ketika sudah masuk kedalamnya, kita dapat menikmati lukisan dengan santai tanpa harus terburu-buru, karena tidak ada batas waktu didalamnya.

Namun, tetep ada ketentuannya ya dalam melihat lukisan didalamnya, seperti tidak boleh menyentuh lukisan langsung melainkan harus menjaga jarak ketika ingin mengabadikan momen atau berfoto dengan lukisan-lukisan yang ada. Ketika kita masuk kedalam gedung galeri, kita juga dikasih arahan dan penjelasan terkait hal apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan didalamnya oleh petugas didalamnya.

Tema yang dipakai di ROH ini akan berbeda setiap bulannya, pada tanggal 22 Mei sampai 23 Juni 2024 ROH menggunakan tema Ziggurat oleh Agus Suwage dan Sadar oleh Nadya Jiwa. Dalam ziggurat, Agus Suwage menampilkan instalasi patung monolitik beserta kajian-kajian yang menyertainya, serta sejumlah karya baru di atas kertas yang menekankan dan memanfaatkan berbagai permutasi daun emas. Komposisinya menyelidiki warna, garis, dan gambar untuk menciptakan penjajaran menakjubkan dari gambar-gambar yang sekaligus bercahaya dalam hal renungannya tentang meditasi dan transendensi, serta referensi ke Joseph Beuys dan Frida Kahlo.


                                                                      Sadar ROH Project

Sadar, ROH telah memenuhi sejumlah lukisan karya Nadya Jiwa beberapa tahun terakhir yang mengandung pertimbangan tematik dan estetik yang belum pernah ditampilkan bersama dalam satu presentasi sebelumnya. Melalui pertimbangan sensitif terhadap dunia luarnya, Jiwa mempertimbangkan celah antara keadaan yang berkaitan dengan dunia fisik dalam kaitannya dengan energi tidak berwujud yang lebih terpisah yang nampaknya merujuk pada pertimbangan spiritual yang lebih non-materi. Lukisan Jiwa seolah mengekspresikan kepekaan mendalam terhadap energi-energi yang seolah tak kasat mata, yang kemudian dituangkan ke dalam kanvasnya dalam komposisi yang berlapis-lapis dan mengalir antara abstraksi dan figurasi.

Sembari menikmati karya seni, kita juga bisa mengabadikan momen dengan berfoto dan mengunggahnya ke media sosial. Setiap sudut ruangan memiliki keunikan tersendiri yang sangat menarik untuk dijadikan spot foto. Dengan latar belakang galeri yang kuat dan estetis, dapat mempercantik beranda media sosial kita dan dapat mempercantik unggahan distory wa maupun instagram kita loh!

Gallery ROH dibuka untuk publik mulai mulai 5 April 2022. Untuk jam operasionalnya, gallery ini buka setiap hari Selasa s/d Sabtu mulai dari pukul 11.00 – 18.00. Jangan lupa reservasi terlebih dahulu melalui website resminya atau social media rohproject, agar tau tema lukisan yang akan dikunjungi apa saja!..

 

Jumat, 07 Juni 2024

Interview Calon Relawan GKQ Batch XIII

         


            Tahap interview merupakan tahap yang wajib dilakukan semua calon relawan setelah selesai melakukan tahap pendaftaran. Tahap interview bertuĵuan untuk mengetahui pengetahuan calon relawan mengenai gerakan kampung al-quran, pengetahuan keaswajaan, dan yang paling penting adalah pemahaman tentang Al-Quran baik itu bacaan maupun tajwid. Tahap interview biasanya dilakukan secara offline/luring, namun pada GKQ Batch XIII ini interview dilakukan secara online/daring karena pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Ramadhan dan bertujuan untuk mempermudah calon relawan dalam melakukan interview walaupun berada diluar daerah Jabodetabek. Adapun jumlah calon relawan GKQ Batch XIII berjumlah 122 orang, yang terdiri dari 22 laki-laki, 87 perempuan dan 13 orang mengundurkan diri sebelum melakukan interview.

Interview GKQ Batch XIII dilakukan selama 2 hari, yaitu hari sabtu, 23 maret 2024 dan hari minggu, 24 maret 2024. Pembagian jadwal interview berdasarkan kelompok yang telah dibagikan oleh panitia. Untuk hari sabtu dijadwalkan kepada kelompok 1 sampai kelompok 5 sedangkan hari minggu dijadwalkan untuk kelompok 6 sampai kelompok 10. Pembagian kelompok interview ini bertujuan agar kegiatan interview berjalan dengan maksimal dan teratur.

Sabtu, 23 maret 2024 interview dimulai dari jam 07.30 WIB yaitu pembukaan yang dibuka oleh MC GKQ, Lutfia Khairunnisa, pembacaan Al-Quran yg dibacakan oleh Maryanti, dilanjutkan dengan pembacaan SOP dan rules interview agar calon relawan memahami prosedur interview online, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana GKQ Batch XIII, M. Rezky Ramadhan Saputra Yusuf dan sambutan dari ketua yayasan GKQ, M. Iqbal, dilanjutkan dengan pembukaan interview calon relawan dengan penguji dan dipantau oleh pendamping penguji interview.

Apapun prosedur interview online dilakukan dengan menggunakan aplikasi zoom meeting yang mana nanti didalam zoom tersebut terdapat room zoom masing-masing kelompok atau disebut dengan breakout zoom, sehingga interview tetap berjalan dengan maksimal dan calon relawan yang belum melakukan interview akan menunggu di ruang tunggu zoom besar terlebih dahulu sebelum memasuki room zoom masing-masing dan interview hari pertama dipantau oleh Luthfia Anis selaku host zoom agar kondisi didalam ruang tunggu zoom tetap kondusif dan tidak menganggu calon relawan yang sedang melakukan interview didalam room zoom masing-masing kelompok.

Berikut nama penguji interview dan pendamping penguji hari sabtu, 23 maret 2024; Kelompok 1 penguji Muzaki Rusli didampingi oleh Mutiara Zhafira, Kelompok 2 penguji Afifah didampingi oleh Jazillatul Rizkiyana, Kelompok 3 penguji Nur Azizah Anwariani didampingi oleh Siti Hajar Aulia, Kelompok 4 penguji Abdurrahman Miftahul Huda didampingi oleh Alisya Apriani, Kelompok 5 penguji Jaoharotun Nabilah didampingi oleh Ikrim.

Alhamdulillah interview hari sabtu, 23 maret 2024 terlaksanakan dengan baik dan maksimal, semua itu tidak jauh dari bentuk kerjasama antara calon relawan dan panitia GKQ batch XIII. Sehingga interview hari pertama berakhir sekitar jam 14.00 WIB, dikarenakan ada sesi istirahat sebelum zuhur dan dilanjutkan interview lagi sekitar jam 12.30 WIB.

Minggu, 24 maret 2024 dilanjutkan dengan terlaksanakannya interview kedua yang dilakukan oleh kelompok 6, 7, 8, 9 dan 10. Prosedur acara interview kedua ini sama seperti prosedur interview hari pertama, namun berbeda pada petugas acara pembukaan interview yang mana acara dimulai pada jam 7.30 WIB yang dibuka oleh Shofia Sholehah selaku MC dan panitia GKQ, pembacaan Al-Quran oleh Helsa Tria Munawaroh, pembacaan SOP dan rules selama berjalannya interview oleh Maryanti dan dilanjutkan sambutan oleh Sultan Fazal Adzani serta dimulainya interview kedua oleh Ceni Wiliarti selaku host zoom dan panitia GKQ Batch XIII.

Berikut nama penguji interview dan pendamping penguji hari minggu, 24 maret 2024; kelompok 6 penguji Ridwal Ismail Situmorang didampingi oleh Hermalia Putri, Kelompok 7 penguji Rif'at Fauzan didampingi oleh Luthfia Anis, Kelompok 8 penguji Nurhidayatul Khoiriyah didampingi oleh Astri A'isyah Darma, Kelompok 9 penguji Sultan Fazal Adzani didampingi oleh Suci Nurrahmadani, Kelompok 10 penguji Irman Trihandaya didampingi oleh Siti Patimah.

Interview hari kedua ini tetap berjalan dengan lancar, namun terdapat perbedaan pada berakhirnya jam interview. Disebabkan karena jumlah calon relawan yang melakukan interview pada hari minggu, 24 maret lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya, dikarenakan terdapat beberapa calon relawan yang terpaksa dipindahkan interviewnya kehari minggu karena beberapa alasan pribadi. Walaupun demikian kegiatan interview tetap berjalan dengan kondusif karena semangat calon relawan dan kesedian waktu dari penguji dalam menjalani kegiatan interview kali ini.

 

 

ORIENTASI PERTAMA GKQ Batch XIII

 


Orientasi pertama merupakan pembekalan yang wajib diikuti calon relawan GKQ sebagai syarat lulus untuk melanjutkan ketahap selanjutnya. Orientasi pertama dilakukan selama dua hari, sabtu sampai minggu, 04-05 Mei 2024 di kantor PWNU Jakarta Selatan bersama empat narasumber, Bapak Dr. KH. Abdul Rasyid Masykur, M. A. selaku penasehat yayasan kampung Al-Quran dan penemu metode bagdhadi, Mohd. Ismail bin Saripudin, S. Pd. Selaku kabid. Pendidikan yayasan kampung Al-Quran, Dr. Khansa Farida, M. Ag. Selaku pembina yayasan kampung Al-Quran dan KH. Aang Arif Amrullah, M. Si. Selaku penasehat yayasan kampung Al-Quran. dengan tema membangun masyarakat berdaya melalui pendidikan karakter dan moral sosial berbasis Al-Quran. Sebelum memasuki gedung PWNU para calon relawan wajib registrasi terlebih dahulu, pukul 08.00 WIB, semua calon relawan wajib menginap disana. Materi yang disampaikan pada orientasi pertama ini merupakan materi yang harus diaplikasikan ketika pengabdian nanti.

Sabtu, 04 Mei 2024, orientasi dimulai pukul 13.00 WIB bersama pemateri Bapak Dr. KH. Abdul Rasyid Masykur, M. A. membahas metode bagdhadhi. Dalam pembahasan ini dijelaskan bahwa pengucapan dan artikulasi huruf hijaiyah yang benar serta menjelaskan singkat sejarah huruf hijaiyah. Metode bagdhadi ini merupakan metode wajib dipahami oleh semua relawan, karena GKQ terkenal dengan bagdhadinya. Materi kedua dilanjutkan oleh KH. Aang Arif Amrullah, M. Si. dengan membahas tentang keaswajaan, GKQ menganut aliran NU, jadi keaswajaan harus dipahami oleh semua relawan, seperti pendiri organisasi NU. Keaswajaan dimulai pada malam hari pukul 19.30 WIB kemudian dilanjut dengan diskusi bersama dengan kelompok calon relawan.

Minggu, 05 Mei 2024, Dr. Khansa Farida, M. Ag. memaparkan materi ketiga yakni metode ilham. Metode ini merupakan metode menghafal ayat-ayat Aal-Quran dengan bantuan jari tangan, meteri ketiga berlangsung mulai dari 08.00 WIB sampai 10.00 WIB. Dilanjut dengan materi keempat yaitu pengenalan GKQ oleh Mohd. Ismail bin Saripudin, S. Pd, jam 10.30 WIB, pengenalan GKQ ini bertujuan agar semua calon relawan mengerti visi-misi GKQ, sejarahnya dan agar memudahkan relawan menjelaskan kemasyarakat jika pengabdian nanti.

Pukul 13.00 WIB, orientasi selesai dilanjut dengan sesi dokumentasi dan membersihkan tempat menginap yang digunakan calon relawan. Orientasi pertama selesai selanjutnya calon relawan akan mempersiapkan untuk orientasi kedua lagi.


Malam Puncak IIQ FEST


 

IIQ FEST merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan oleh DEMA IIQ Jakarta. Kegiatan ini merupakan perlombaan yang diadakan khusus perempuan dikampus IIQ Jakarta, cabang perlombaannya masuk ketingkat nasional. Dalam rangka penutupan IIQ FEST, Panitia IIQ FEST mengundang gambus dari grup the custom.

Malam puncak IIQ FEST dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2024, yang mana penonton wajib registrasi terlebih dahulu pada jam 16.00 WIB dan acara dimulai setelah Isya pukul 18.00 WIB. Malam puncak merupakan penutupan agenda festival iiiq jakarta serta pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang perlombaan.

Acara dibuka oleh oleh Rizki Amelia dan Fidatun Nisa, semester 4 prodi IAT selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an dan sambutan-sambutan dari Arini Nurillah selaku ketua DEMA IIQ, Salsabila Isminati selaku ketua pelaksana dan Ibu Rabiatul Adawiyah. Dilanjutkan dengan pembacaan pemenang perlombaan dan penyerahan piala, sertifikat dan foto bersama pemenang lomba.

Penutupan malam puncak ini dimeriahkan oleh the custom sebagai akhir penampilan festival dan shalawatan bersama penonton. Para penonton sangat antusias dengan member the custom, apalagi sekarang the custom sangat dikenal di kalangan remaja, sehingga menambah semangat untuk menantikan shalawat yang akan dibawa oleh vokalis the custom.


Program Tapera Kebijakan Merampas Uang Rakyat Oleh Pemerintah

  Tapera adalah singkatan dari tabungan perumahan rakyat. Sebagaimana tercatat dalam peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang P...